Categories
Berita

Pecah Kongsi Di Tanah Kosambi

Adipurna Sukarti tak bisa menyembunyikan kekesal annya saat bersaksi di Peng adilan Negeri Tangerang, Banten, Rabu siang dua pekan lalu. Dengan suara meninggi, pengusaha onderdil sepeda motor asal Pontianak ini menunjuk-nunjukkan tangannya ke arah dua terdakwa di persidangan. ”Belasan tahun mereka mencurangi saya,” katanya. Ketua majelis hakim Hasanudin bolakbalik menenangkan Adipurna karena pria 66 tahun itu berkali-kali berdiri dari kursi saksi.

Adipurna diperiksa sebagai saksi dalam perkara yang ia laporkan ke polisi pada medio 2016. Ketika itu, ia mengadukan dua rekan bisnisnya, Yusuf Ngadiman dan Suryadi Wongso, dengan tuduhan berbohong saat membuat akta perusahaan. Sepekan sebelumnya, jaksa mendakwa Yusuf dan Suryadi dengan Pasal 266 ayat 1 Kitab UndangUndang Hukum Pidana tentang tuduhan memberikan keterangan palsu dalam suatu akta autentik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *