Categories
Parenting

Cara Asyik Mengganti Popok Bayi Bag3

Ceritakan Hal Yang Lucu

Ayo, lakukan stimulasi bicara selagi Mama dan si kecil masuk dalam “permainan mengganti popok”. Caranya, ceritakan apa pun yang terlintas di benak Mama. Atau mungkin kita dapat menciptakan sendiri dongeng. Untuk bayi-bayi yang berusia muda, alunan suara Mama dapat membuatnya merasa tetap tenang (dan mungkin dapat membuatnya berhenti menggeliat).

beasiswa kuliah di Jerman S1 full gratis “ upstory

Sementara untuk bayi yang lebih besar, kita disarankan untuk mengikutkan benda-benda yang berada di sekitarnya (bantal, selimut, boneka, sepatu bayi, dan lainnya) ke dalam cerita. Mama bisa bercerita sambil menunjuk benda-benda tersebut. Jangan lupa ada bagian tertawanya ya, Ma. Dengan begitulah bayi bisa terhibur kemudian akan teralihkan perhatiannya. Dan tambahkan nama si kecil dalam cerita. Sama seperti orang dewasa, bayi akan lebih memberikan perhatian pada waktu mereka mendengar namanya disebutkan.

Beri Bayi Cermin

Entah dia bisa mengenali atau tidak wajah mungil yang balas menatapnya pada cermin, bayi akan tetap sangat menyukai cermin. Itulah alasannya cermin kecil anti-pecah, yang pasti sesuai dengan tangannya yang masih mungil, akan menjadikan waktu ganti popok jadi lebih mengasyikkan baginya, dan untuk Mama juga pastinya. Berikanlah cermin itu padanya sementara Mama melakukan semua yang harus dilakukan. Mama pun akan memberi si kecil pengalih perhatian yang terbaik di sana: wajah paling imut yang tengah tersenyum. Demikian cara asyik mengganti popok bayi yang bisa Mama terapkan dengan mudah dan akan membuat bayi mungil Mama tetap sibuk dan meringankan pekerjaan Mama. Selamat mencoba!

Bila Bayi Mama Pelit Senyum

Refleks tersenyum pada bayi mulai terbentuk memasuki usia 6 minggu. Kemudian di usia 12 minggu, bayi akan lebih banyak tersenyum dan pada usia 6 bulan akan tersenyum pada orang yang paling ia kenal. Tapi, bagaimana kalau bayi 0ama tak kunjung tersenyum. Bila bayi belum tersenyum hingga berusia lebih dari 3 bulan, bisa jadi ada Iaktor biologis yang memengaruhi. 6ebab, sebagian besar bayi setidaknya akan tersenyum kecil bila berada di lingkungan yang dikenalnya atau pada orang atau mainan yang disukainya, kecuali bila ia sedang sakit atau kelelahan, kata David Geller, MD, dokter spesialis anak dari Massachusetts General Hospital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *