Categories
Parenting

Tekanan Orangtua Pengaruhi Pola Makan

Ingin si batita tumbuh sehat? Sebaiknya jangan terlalu mengintervensi secara berlebihan pola makannya, demikian menurut riset yang dimuat di jurnal Pediatrics. Riset ini memaparkan, kebanyakan orangtua menciptakan “food pressure” atau tekanan berlebihan soal makanan pada anak-anaknya.

“ lowongan kerja magang ke Jepang untuk SMA/SMK gratis “ upstory

Orangtua dari anak-anak yang overweight cenderung membatasi asupan makanan anaknya apabila sang orangtua sendiri memiliki berat badan berlebihan. Sementara itu, Papa Mama yang memiliki berat badan normal justru cenderung memaksa anaknya (yang juga punya berat badan normal) untuk makan lebih banyak. “Membatasi maupun memaksa makan lebih banyak bukanlah hal yang baik,” kata peneliti Jerica Berge, Asisten Profesor di bidang Kesehatan Keluarga dan Masyarakat dari University of Minnesota Medical School, Minneapolis.

“Ini malah bisa mendorong anak mengadopsi pola makan yang kurang baik. Tak heran bila nantinya anak malah berisiko kelebihan berat badan atau mengalami obesitas,” lanjutnya. Akan lebih baik jika orangtua mengedukasi anak tentang berbagai pilihan makanan sehat yang tersedia di rumah, alih-alih mengontrol berapa banyak yang harus dimakan anak.

Penggunaan Antiseptik Cegah Kematian Bayi

Tindakan membersihkan tali pusat dengan antiseptik pada bayi segera setelah proses kelahiran dapat membantu mencegah inIeksi dan menurunkan angka kematian, demikian menurut riset yang dimuat di Cochrane Library. Bahkan, jenis antiseptik yang umum pun dapat memberikan hasil yang baik, termasuk pada proses kelahiran yang dilakukan di luar rumah sakit.

Manfaat dari menggunakan chlorhexidine untuk membersihkan tali pusat dapat menyelamatkan nyawa bayi baru lahir, terutama di wilayah Asia Tenggara, yang merupakan salah satu dari area penelitian ini,” kata Anju Sinha, pakar dari Indian Council oI Medical Research, New Delhi, ,ndia. 6elama ini chlorhexidine lebih banyak digunakan di rumah sakit untuk mencegah inIeksi bakteri. $ntiseptik ini dapat digunakan dalam bentuk gel, cairan, atau bubuk.

Penglihatan Kabur Bisa Berbahaya

Daya penglihatan tidak setajam biasanya selama kehamilan? Itu sudah biasa. Namun, bila perubahan ini terjadi pada trimester 3, baiknya mamil berkonsultasi dengan dokter. Menurut Dr. Jill Rabin, dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Long Island Jewish Medical Center, New Hyde Park, New York, gangguan penglihatan pada trimester akhir bisa merupakan salah satu gejala preeklamsia.

Untuk itu, mamil perlu menjalani pemeriksaan urine guna mengukur tekanan darah serta pemeriksaan mata untuk melihat apakah ada gangguan, misalnya saja pembengkakan pada saraf optik. Menurut studi yang dimuat di New England Journal of Medicine, solusi terbaik yang perlu dijalani apabila mamil dipastikan mengalami preeklamsia adalah bedah sesar untuk melahirkan bayi. Dalam waktu sekitar tiga bulan pascaoperasi, kondisi mata mama biasanya akan kembali normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *