Categories
Parenting

Banyak Cara Rayakan Kehamilan

Yap… dari yang tradisional dan harus ikut pakem hingga yang kreatif dan banyak alternatif. Yuk, kita simak seperti apa! “Saya orang Padang, suami orang Jawa. Saat usia kehamilan 4 bulan, saya mengadakan pengajian di rumah dengan anak yatim untuk mendoakan calon bayi. Lalu, di usia kandungan 7 bulan, giliran mertua di Jawa yang mengadakan acara.

Baca juga : Kerja di Jerman

Awalnya pengajian, lalu upacara adat yang disebut Mitoni. Yang menarik, di sini ada seekor belut yang disiapkan di ember. Saya pikir buat apa, ternyata ibu mertua mengambilnya, lalu diusap-usapkan ke perut saya. Wah, padahal belutnya masih hidup… rasanya di perut licin-licin gimana gitu… hi hi hi… geli. Ternyata makna upacara itu agar kehamilan saya lancar. Entah karena sudah diusapi belut atau bukan, nyatanya kehamilan Hafzel hingga persalinannya dijalani dengan lancar.

Alhamdulillah!” Mandi Kembang Hingga Makan Ayam Utuh Unik ya, Ma! di Indonesia memang banyak tata cara adat untuk merayakan kehamilan dengan berbagai makna simbolik. Mitoni, seperti yang telah disinggung di atas, sering disebut juga tingkeban atau nujuh bulan. Dalam tradisi Jawa, Mitoni merupakan rangkaian upacara siklus hidup. Upacara ini dilakukan pada bulan ke-7 masa kehamilan dengan tujuan agar si jabang bayi dan sang ibu senantiasa memperoleh keselamatan.

Mitoni biasanya diadakan di hari yang dianggap baik, misal, hari Selasa (Senin malam, Selasa pagi/siang) atau Sabtu (Jumat malam, Sabtu pagi/siang). Dewi Utami yang tinggal di Sidney, Australia, sengaja mengajak suami bulenya pulang ke Indonesia demi acara ini. “Sejak saya dinyatakan hamil di Sidney, langsung saya WhatsApp ke ibu saya di Solo. Nanti pas lima bulan saya mau pulang. Tolong diadakan upacara Mitoni.”

Yang membahagiakan adalah keluarga besar suami yang dari Australia juga ikut datang. “Mereka antusias mengikuti upacara. Jadi, acara dimulai dengan siraman, lalu memasukkan telur ayam kampung ke dalam kain yang saya pakai. Terus ada yang namanya brojolan, yakni memasukkan dua kelapa gading muda ke dalam sarung dari arah atas perut ke bawah.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *