JAGUAR BC LOVE BIRD BERPRESTASI JADI INDUKAN

JAGUAR BC LOVE BIRD BERPRESTASI JADI INDUKAN – Berbasis pada love bird, Jaguar BC yang berlokasi di breeding Perum Permata Blok F-37 Tulungagung mulai melakukan gebrakan dengan mengikuti kontes ocehan di berbagai kota. ”Ada 15 pasang indukan, salah satu hasil ternakan yang sekarang sudah mulai koncer adalah Alda dengan ring BGS, juara di Walikota Cup Kediri 24 Agustus juara II di kelas Selomangleng, Balqis ring BGS juara 4 di Bupati Cup XIII Trenggalek (14/9),” kata Hary ketua Jaguar BC.Love bird indukan yang di gunakan sebagai materi breeding adalah burung juara di berbagai kontes, “Jaguar BC mengandalkan rata-rata indukan love bird yang sarat prestasi, rata-rata sudah menjuarai latber, latpres juga lomba besar, indukan jantan dan betina ngekek durasi dikisaran 3-4 oktaf (kurang lebih 30-40 detik), warna tidak berpengaruh maksudnya bukan love bird exotic melainkan kita ambil trah suaranya, bisa warna pastel kuning yang menyerupai lutino (love bird exotic warna),” tambah Rifa’i sang wakil ketua Jaguar BC.

Harga indukan berkisar Rp. 5 jutaan, “anakan kita jual usia 2,5 bulan rata-rata Rp. 500.000,-, penjualan tidak ada masalah, saat ini sudah banyak yang inden, terutama penggemar love bird di seputaran Tulungagung,” tambahnya. Dengan indukan berkualitas, sering menang lomba, secara otomatis selain trahnya bisa bagus juga bisa langsung jadi masteran bagi piyiknya, “otomatislah, setiap hari piyik akan mendengarkan induknya ngekek panjang yang akan ditirukan oleh anaknya, kalau perlu di master juga dengan cucak jenggot agar bukaan ngekek-nya lebih tajam,” tandas Hary.

Profil Pemenang Lomba Burung Love Bird

Imam Basuki adalah pehobi ocehan kelas wahid di Jalaratu (Jawa Timur bagian Selatan, Barat dan Utara), banyak burung yang telah berhasil diorbitkannya. Menurutnya saat ini ocehan yang paling tren adalah love bird dan murai batu, namun tak dimungkirinya untuk urutan teratas masih dipegang cucak hijau. “Setelah cucak hijau, love bird, murai batu, cendet, kacer, perci, kenari, cucak jenggot, tledakan, dan anis merah, untuk anis merah jumlah penggemarnya saat ini paling sedikit,” kata Imam Basuki asal Ngaglik, SrengatKab. Blitar. Amunisi andalannya saat ini adalah Bintang 5, love bird yang baru 4 bulan lalu di pinang dari Mrs. Anis Dimoro sebesar Rp. 20 juta. Bintang 5 merupakan LB hasil Breeding Anis Dimoro. Setelah di tangan Imam Basuki, prestasi Bintang 5 terus meroket, juara di kontes-kontes Blitar, Malang, Kediri. “Kapolresta Cup Kediri juara I, setelah itu mabung dan saat ini juara I di Bupati Cup XIII Trenggalek (14/9),” terang Imam.

Dengan kemenangan yang begitu rupa, banyak kicau mania yang ingin meminangnya. Bintang 5 tergolong masih muda, usia 1,5 bulan, jadi masa depannya masih panjang. “Pernah ditawar pemain Samarinda Rp. 80 juta, namun belum saya lepas karena saya masih sayang dan bisa dijadikan ATM,” katanya. Di kalangan kicaumania, ATM adalah istilah untuk burung gacoan yang selalu menghasilkan uang lantaran mendapatkan hadiah uang pembinaan setelah menjadi juara dalam sebuah kontes ocehan

Baca Juga : https://teknorus.com/pengalaman-jadi-pembina-sentra/

CSR Mitsubishi untuk Indonesia

CSR Mitsubishi untuk Indonesia – Dimulai pada tanggal 22 April yang lalu sudah menyambangi kotamadya Serang serta Bandung dan sejumlah kabupaten. Seperti Tangerang, Bekasi, Karawang, Purwakarta, maupun Garut. Perjalanan juga sudah memasuki etape kedua, mengunjungi Purwokerto, Purbalingga, dan Yogyakarta. Kegiatan dalam rangka ulang tahun ke-25 OTOMOTIF menyerahkan penghargaan sebagai wilayah yang punya kontribusi besar atas dinamika otomotif nasional tidak hanya bersifat seremonial.

Di sela-sela kegiatan bertemu dengan pemangku puncak daerahdaerah tersebut tim Kontribusi Untuk Negeri (KUN) juga mendapatkan sejumlah informasi penting. Apalagi kalau bukan upaya dari setiap daerah yang kami kunjungi berkeinginan lebih besar lagi berperan lewat bidang otomotif. Ada Kepala Daerah yang menyebutkan rencananya untuk pengembangan kawasan wisata otomotif, ada yang tegas menyoroti soal pembangunan industri otomotif, dan ada juga yang mengaku tengah berakselerasi menata dunia otomotif lewat jaringan infrastruktur jalan. Berikut sejumlah penjelasan dari sejumlah Kepala Daerah soal rencana agresifnya yang diutarakan ke tim KUN.